Gamification Coursera MeetUp

Minggu, 2 Maret 2014 menjadi salah satu momen “learning and sharing” yang sangat bermakna bagi saya pribadi. Dimana pengalaman belajar ternyata tidak hanya di kantor, di universitas, di sekolah, tetapi dengan belajar berkomunitas di MeetUp IDCourserians.

Di MeetUp pelajar coursera pertama yang diadakan di tahun 2014, saya mendapat kesempatan untuk membagikan pengalaman mengikuti course “Gamification” yang saya ikuti 2 tahun lalu di coursera. Bertempat di AtAmerica, Pacific Place, Jakarta, sekitar pukul 3 sore beberapa teman-teman pelajar coursera mulai berkumpul. Untuk anggota tetap courserians sudah ada sekitar 10 orang yang datang. Serunya hari itu, kami juga kedatangan sekitar 4  teman-teman courserians yang baru yang berasal dari latar belakang yang berbeda.

MeetUp diawali dengan perkenalan setiap anggota komunitas dengan menyebutkan nama, latar belakang (pekerjaan/sekolah), dan course yang pernah diikuti di coursera. Jangan kuatir dengan jika anda tidak pernah ikutan coursera atau sudah tidak aktif lagi karena hampir 70% courserians hadir di MeetUp ternyata juga banyak yang tidak aktif lagi atau belum ikut coursera. Justru dengan adanya MeetUp ini, kami dapat memperkenalkan dan mendorong sesama courserians untuk ikutan coursera.Setelah perkenalan satu per satu, kami belajar ternyata belajar itu sendiri tidak mengenal latar belakang pekerjaan. Mulai dari profesi guru, wirausaha, siswa SMA, staff pekerja online course, dosen dan berbagai macam profesi melebur disini untuk belajar dan berbagi.

Sesi pun dilanjutkan dengan sesi Course Sharing dimana disini saya membagikan pengalaman mengikuti course Gamification. Course Gamification ini memang meninggalkan kesan tersendiri bagi saya. Selain course ini adalah course PERTAMA yang saya ikuti di MOOC Coursera, course ini juga berdampak bagi profesi saya sebagai pendidik. Berikut adalah ringkasan sharing yang saya bagikan di MeetUp coursera.

1. Gamification : penerapan elemen game yang meningkatkan PARTISIPASI.

Partisipasi adalah kata kunci dalam gamification. Siapa yang tidak butuh partisipasi? Dunia pendidikan, bisnis, sains, politik bahkan berbagai bidang di dunia ini menuntut manusia untuk berpartisipasi secara aktif. Disinilah Gamification menerapkan elemen game untuk drive partisipasi manusia.

2. Mengapa Gamification?

1. Pusat dari Permainan: Gamification menempatkan manusia menjadi pusat dalam permainan

2.Otonomi: Gamification memberikan kontrol dan otonomi manusia untuk memilih dan menentukan.

3. Bermain: Dalam bermain ada keseruan dan kesenangan.

4. Prestasi: Gamification berfokus setiap kemajuan dan prestasi yang berhasil dikumpulkan yang tentunya mendorong manusia untuk dapat memantau pertumbuhannya

5. Kolaborasi: Kerja sama yang dilakukan sekelompok manusia dalam Gamification inilah yang mendorong untuk berpartisipasi mencapai satu tujuan.

6. Insentif untuk melibatkan yang lain

7. Tantangan: tantangan dirancang untuk mendorong manusia mencoba dan mencoba lagi.

8. Arti yang mendalam: relevansi seseorang untuk berpatisipasi dalam game.

Game Based Learning Vs. Gamification

Berikut adalah perbedaan Gamification dan Game Based Learning yang diringkas:

Intinya Game Based Learning benar-benar harus menggunakan GAME sedangkan Gamification tidak harus menggunakan Game.

Manfaat Gamification

Manfaat Gamification sangatlah luas, salah satunya di bidang di bisnis:
Eksternal: Strategi Marketing, Peningkatan penjualan, melibatkan customer.

Internal: Mendorong Produktivitas SDM, crowdsourcing

Behavior Change: Perubahan sikap terhadap kesehatan, keberlanjutan, keuangan pribadi.

Pentingnya Gamification

Salah seorang ahli Gamification, Jane McGonigal pernah menyerukan pentingnya Gamification:

Banyak game yang memberikan insentif kepada orang untuk belajar menjadi ‘pahlawan’ dalam gamenya. Bagaimana jika kita dapat membawa elemen game ini dalam dunia nyata agar manusia juga dapat memecahkan masalah dunia nyata?”

Contoh Gamification
1. Foursquare

2. MindTalk

Gamification Dalam Dunia Pendidikan

Ada beberapa cara dalam mengintegrasikan Gamification dalam dunia pendidikan

1. Badges Penghargaan: Penggunaan rewards berupa badges spesifik yang diberikan kepada siswa yang dapat mencapai prestasi spesifik

2. Mendorong Kompetisi dan Kolaborasi: Kompetisi dan kolaborasi menantang siswa untuk terlibat aktif

3. Nilai Gamification Ekstra poin juga diberikan dalam penilaian siswa

Teknik Gamification di Kelas Saya.

1. Online Voting YouTube: Siswa ditantang untuk mengumpulkan like dan komentar sebanyak-banyaknya dari proyek video yang mereka upload di YouTube

2. Get More Followers & Tweets: Siswa diminta membuat perusahaan secara online dan mengumpulkan tweets dan followers terbanyak.

3. Schoology: Learning Management System yang lengkap memberitahu progress siswa, tambahan poin, dan rubrik spesifik dalam penilaian.

Selain berdampak dalam kelas yang saya ajarkan, saya juga pernah membuat esai tentang Gamification untuk Olimpiade Ilmu Sosial 2012 yang berhasil meraih Juara I dalam “ASEAN Teacher Essay Competition”

Silahkan akses esainya disini:

https://www.academia.edu/6266247/Using_Gamification_To_Enhance_Students_Creative_Thinking

dan presentasinya disini:
http://www.slideshare.net/StevenSutantro/using-gamification-to-enhance-students-creative-thinking

Untuk melihat presentasi yang saya berikan di MeetUp Coursera, Silahkan akses presentasinya disini:

http://app.emaze.com/226229/gamification-idcourserians

Setelah saya membagikan pengalaman saya di Gamification, ternyata justru banyak yang berbagi pengalaman startup bisnis dalam dunia pendidikan yang banyak membuka wawasan saya.

Mulai dari sharing Rama Manusama dan Okta Ramayana yang mendirikan  @WikasaID yang merupakan marketplace untuk kursus online. Sebuah platform yang menciptakan pembelajaran berkelanjutan sebagai bagian dari gaya hidup dengan memperkaya pengalaman belajar. Platform ini sendiri sangat menarik karena menyediakan berbagai macam link untuk mempelajari keahlian yang relevan dengan gratis yang dapat diakses di www.wikasa.com.

Selain itu ada juga @JeniusID_Kevin yang membagikan startup bisnis pendidikan http://www.jenius.co.id yang juga mengandung unsur gamification di dalamnya dengan memotivasi pelajar untuk bertanya dan menjawab.

Pengalaman dari teman-teman yang lain juga tak kalah menarik dan unik. Mulai dari pengalaman dosen, guru, pekerjaan online learning, dan bahkan online learner. Sampai akhirnya meskipun masing-masing kami membagikan pengalaman yang berbeda di bidang bisnis, pendidikan, dan kursus online, justru saya merasa apa yang kami bicarakan memang ada dalam unsur Gamification dimana baik di dunia bisnis maupun pendidikan, kita semua perlu belajar meningkatkan partisipasi.

Akhir kata, saya yakin dalam belajar online coursera, jangan hanya belajar di depan komputer saja. Tapi kita pun perlu menerapkan blended learning agar lebih efektif dengan bertemu muka dengan muka sesama pelajar courserians. Melalui MeetUp ini, belajar online tidak terbatas dengan layar komputer saja, tetapi bertemu, berjejaring, berkomunitas, dan berbagi pengalaman yang menjadi pengalaman belajar yang tak terbatas.

Advertisements

3 Comments Add yours

  1. Liza says:

    Hi… Saya tertarik untuk bergabung. Apakah ada agenda dalam waktu dekat ini? Mohon infonya ya
    thanks.

    Liza
    Part timer eLearning (LMS) Coordinator yang pengen belajar gamification untuk masuk di learning tools nya.

    1. Halo Lisa. Terima kasih sudah komentar disini. Bisa update meetup kita disini :https://www.facebook.com/groups/IDCourserians/

      Steven

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s