Bagaimana Mendesain Presentasi Simpel & Bermakna?

Apakah Mendesain Presentasi Simpel dan Bermakna itu MUDAH?

Apakah Hanya dengan memasukan teks dan gambar?

Tentu saja Tidak. 

Minggu ini, siswa kelas 12 IPS akan mempresentasikan penelitian sosial yang mereka buat selama lebih dari 6 bulan dalam kelas saya. Dengan perjuangan yang tidaklah mudah, mereka dilatih untuk melakukan penelitian yang mirip dengan skripsi s1 meskipun dengan versi yang jauh lebih sederhana.

Setiap siswa kelas 12 IPS ditantang untuk mempresentasikan karya tulis mereka di hadapan 2  guru penyidang (seperti dosen penyidang) yang juga akan disaksikan kelas 11 IPS sebagai bagian dari pembelajaran bagi adik kelas mereka. Dalam hal ini, siswa kelas 11 IPS diberikan kebebasan untuk memilih paket presentasi yang akan mereka saksikan seperti memilih workshop. Dengan dibagi-bagi menjadi 5 ruang presentasi, siswa dapat memilih topik presentasi yang akan mereka kunjungi. Meskipun masih sederhana, saya berharap ke depan hal ini dapat menjadi simulasi konferensi dan workshop yang dapat dilakukan di SMA.

Setiap siswa diberi waktu 10-15 menit untuk mempresetasikan penelitian mereka di depan kelas dengan software presentasi pilihan mereka bisa lewat powerpoint, prezi, keynote, powtoon bahkan berbagai aplikasi presentasi yang efektif. Setelah mereka mempresentasikan penelitian mereka, siswa akan diberikan kesempatan berinteraksi dengan guru penyidang lewat tanya jawab yang berlangsung 15-20 menit. Guru penyidang akan menilai karya tulis mereka dan juga presentasi mereka dengan kriteria rubrik sebagai berikut:

1. Kelengkapan Isi: Isi bab dan subbab sesuai atau melebihi kriteria kelengkapann yang diminta

2. Kesesuaian Format: Format yang ditampilkan dalam karya tulis sudah sesuai dengan kriteria

3. Kemampuan menjelaskan analisis: mampu menjelasakan analisis dengan mengintegrasikan fakta, data, dan teori dengan tepat dan logis

4. Keahlian presentasi: Media yang digunakan, kontak mata, dan bahasa tubuh sesuai dan tepat guna.

5. Kemampuan mempertahankan penelitian: mampu menjawab pertanyaan didukung dengan argumen yang tepat dan logis semua atau sebagian besar pertanyaan.

Selain guru penyidang yang akan menilai, siswa kelas 11 IPS yang merupakan adik kelas mereka akan membagikan reflesi mereka secara tertulis. Siswa kelas 11 IPS memang tidak akan mengajukan pertanyaan langsung disitu, hanya mereka diberi kertas untuk memberikan feedback tertulis berupa hal yang mereka pelajari, kekuatan dari presentasi kakak kelas mereka, dan saran dan masukan untuk kakak kelas mereka yang akan dibagikan kepada setiap siswa kelas 12 IPS setelah sidang. Diharapkan dengan feedback ini, siswa kelas 12 IPS pun akan belajar juga dari adik kelas mereka bagaimana siswa kelas 11 IPS mengomentari presentasi mereka di depan kelas.

Untuk mempersiapkan mereka mempresentasikan penelitian sosial ini, saya menantang mereka untuk membuat presentasi yang terbaik dari yang terbaik selama 12 tahun mereka sekolah. Ini saatnya dimana mereka berjuang untuk menceritakan hasil penelitian mereka dengan cara yang simpel, menarik, dan komunikatif.  Dengan menyadur dari berbagai sumber, saya pun juga belajar dan berbagi bagaimana cara mendesain presentasi yang efektif dan efisien serta menarik.

Berikut adalah beberapa sumber yang saya ambil dari internet dan saya bagikan kepada siswa.

1. How to TEDx

Belajar dari pengalaman para pembicara TEDx yang menghasilkan presentasi yang memukau, saya belajar dan berbagai cara mendesain presentasi yang efektif dengan berpegang pada prinsip berikut:
1. Less is More
Gambar dan teks singkat yang simpel dan kuat jauh lebih berarti daripada kumpulan paragraf atau poin yang terlalu banyak. Orang butuh waktu untuk mengabsorpsi presentasi kita, oleh sebab itu daripada memberikan data terlalu kompleks dan rumit, berikan slide dengan 1 ide dan gambar yang sederhana.
2. Slide yang sederhana
Gunakan slide yang simpel, sederhana, namun sesuai dengan jenis font dan warna tulisan slide anda.
3. Ukuran dan Jenis Teks yang Sesuai
Desain ukuran dan jenis teks yang dapat dillihat dari jauh dengan tetap jelas, efektif, dan menarik.
4.Tunjukkan gambar, grafik, dan data yang  menarik secara visual
Tunjukkan gambar dengan resolusi tinggi yang mudah dan menarik untuk dilihat.
2. What Would Steve Jobs Do?

Dari presentasi ini, kita akan memahami 10 pelajaran bbagaimana membuat presentasi yang mengagumkan seperti presentasi Steve Jobs. Berikut adalah ringkasan 10 tips dari Steve Jobs:

1. Rangkai cerita yang menangkap perhatian pikiran dan hati

Tampilkan gambar dan cerita, bukan gambar dan tulisan yang terlalu banyak. Buat cerita yang visual dan memiliki pendahuluan, isi dan penutup. Buat cerita yang emosional yang akan membekas di hati penonton anda.

2. Buat Slide yang membuat penonton anda mengatakan Ya

Yang berarti slide anda harus menampilkan mengapa saya perlu tahu, bagamana saya menerapkan apa yang anda berikan dalam hidup saya, dan apa makna dari presentasi anda,

3. Awali dengan “Mengapa kita harus peduli” dengan presentasi anda

Tunjukan latar belakang yang menarik!

4. Tunjukan relevansi dari presentasi anda.

Apa manfaat dari presentasi anda untuk hidup orang yang melihat?

5. Gunakan bahasa yang sederhana bukan jargon.

“1000 lagu di kantong anda” menyampaikan pesan yang lebih bermakna dan mudah diingat dibanding menjelaskan iPod adalah alat bla bla bla yang panjang dan sulit diingat.

6. Gunakan metafora untuk memberikan makna dari presentasi anda.

7. Hilangkan bullet points dari presentasi anda.

8. Jangan hanya memberitahu, tapi tunjukkan ! (Don’t just tell, show!)

Tunjukkan gambar yang akan membuat penonton anda akan ingat 60000x lebih cepat dibanding meminta mereka membaca slide anda.

9. Ini bukan sekedar presentasi, tapi penampilan.

Jadi berlatihlah sebanyak mungkin! Steve Jobs pun berlatih dengan luar biasa dalam menyiapkan presentasinya. Bahkan dikatakan untuk mendesai 1 jam presentasi, anda harus menyiapkan masing-masing 30 jam membuat cerita, slide, dan persiapannya

10. Tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan.

Terus berjuang dan berlatih untuk mempresentasikan presentasi yang sukses.

 

3. Aston Kutcher vs Steve Jobs

Untuk mengakses Tips Presentasi lebih lengkap klik disini: Kutcher vs Jobs by @kaibabez from Empowered Presentations, Presentation Design Firm – Honolulu, HI

Dalam slide ini digambarkan berbagai kemiripian Ashton Kutcher dengan Steve Jobs terutama dalam menyampaikan presentasi yang selalu memorable dan berkesan bagi penontonnya (terutama presentasi Ashton Kutcher dalam Teen Choice Awards). Berikut adalah ringkasan dari tips yang dibagikan di slide ini:
1. Bangun Struktur Presentasi
Steve Jobs memberikan :
1. Struktur yang spesifik sehingga audience akan fokus pada pesan anda,
2. Road map (peta jalan) yang akan menggambarkan struktur presentasi anda, bagi menjadi 3 bagian (pendahuluan, isi, penutup).
3. RECAP (Ringkasan) hal-hal penting yang perlu mereka ingat di bagian akhir.
Asthon Kutcher membagikan 3 hal penting yang membuatnya ada sampai hari ini tidak lebih dari 6 menit:
1. Kesempatan
2. Being Sexy
3. Bangun hidup kamu
2. Gabungkan Pesan yang Bermakna
Steve Jobs meninggalkan pesan mengapa produknya dibuat dan bagaimana produknya menyelesaikan masalah customernya. Fokus pesannya: Purpose (tujuan), People (orang), Tangibel (Datanya jelas)
Ashton Kutcher menyadari bagaimana pesannya dapat bermakna bagi remaja:
1. Gunakan kalimat sederhana
2. Kosa kata yang simpel
3. Alur yang mudah diikuti
3. Berikan Cerita yang Selalu Dikenang
Steve Jobs memberikan cerita tentang bagaimana menjadi orang yang begitu penuh dengan masalah, lalu bagaimana produknya bisa menyelesaikan masalah-masalah, dan hidup happily ever after.
Aston Kutcher membagikan cerita:
1.Kesempatan mencoba berbagai macam pekerjaan dan ia beruntung untuk memperoleh berbagai macam kesempatan itu.
2. Being Sexy: Menjadi seksi bukan masalah penampilan luar, tetapi being smart, thoughtful, and generous.
3. Jangan sekedar hidupi hidupmu. Bangun hidupmu dan terus menjadi seksi.
.Kembali kepada pertanyaan pertama, sekarang anda dapat dengan yakin mengatakan
Apakah Mendesain Presentasi Simpel dan Bermakna itu MUDAH? Hanya dengan memasukan teks dan gambar?”
TENTU SAJA TIDAK. 
Sebagai guru, saya pun masih terus belajar mendesain presentasi yang sesuai dengan tips-tips yang telah diberikan. Lebih dari sekedar memasukkan teks dan gambar, saya rasa presentasi adalah bagian dari seni, emosi, dan juga passion yang perlu banyak latihan dan proses.
Meskipun masih jauh dari sempurna, yang terpenting adalah mencoba berusaha menjadi sempurna.
Baru saja saya menutup post ini dengan mengadopsi apa yang telah saya pelajari.Tinggalkan pesan yang bermakna. Memang saya dan anda mungkin masih jauh dari sempurna, tetapi proses untuk mencoba berusaha menjadi sempurna itulah yang terpenting. Mendesain presentasi yang sempurna itu bukanlah hal yang mudah, tetapi yang terpenting bagaimana kita mau berusaha memberikan presentasi yang mendekati sempurna.
Saya berharap siapapun yang membaca post ini akan menjadikan presentasinya lebih bermakna dan berarti! especially , untuk kelas 12 IPS, saya berharap kalian akan memberikan yang terbaik!
KEEP TRYING TO BE MORE EXCELLENT!
God bless you.
Advertisements

4 Comments Add yours

  1. Made Hery Santosa says:

    Tulisannya penting dan neat! Makasi ya…
    Keep penning mas 🙂

    1. Thanks brother! Yup…

  2. Laksmi says:

    As always, the only Steven Sutantro! Nice writing bro….

    1. Thanks Laksmi!! Keep inspiring too

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s