Inilah aplikasi citra penginderaan jauh dalam memantau perubahan cuaca.

******************** Dokumentasi T. Djamaluddin ******************** ======================================================== _____ Berbagi ilmu untuk pencerahan dan inspirasi _____

T. Djamaluddin

Deputi Sains (Membawahi Pusat Sains Atmosfer), LAPAN

Awan 17 Jan 2013

(Citra MTSAT yang diperoleh LAPAN saat banjir besar Jakarta 17 Januari 2013 di situs http://www.lapanrs.com/simba . Silakan klik untuk melihat animasi pergerakan awannya)

Banjir terutama disebabkan oleh curah hujan yang secara kumulatif bisa menimbulkan genangan, baik karena intensitasnya tinggi maupun karena berlangsung lama. Intensitas curah hujan bisa diprakirakan dari liputan awan Cb (kumulonimbus, awan hujan yang menggupal tinggi) yang sangat tebal. Curah hujan lama bisa diprakirakan dari liputan awan hujan yang cenderung stasioner di suatu wilayah.

Di era informasi, kita bisa mencari informasi dan analisis yang akurat tentang potensi cuaca ekstrem untuk bisa mewaspadainya, selain mengikuti peringatan dini dari lembaga yang punya otoritas operasional seperti BMKG. Mencerdaskan masyarakat perlu agar kesiapsiagaan bisa ditingkatkan dan tidak terbawa pada pemikiran yang irrasional tentang pengendalian cuaca. Berikut ini cara sederhana, tetapi bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem dan potensi banjir.

Pertama…

View original post 267 more words

Advertisements

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s