Melodi Kasih dalam Kemalangan Film Les Miserable

(Sumber Gambar : averagefilmreviews.com)

Sebuah fenomena musikal yang penuh keajaiban yang tidak akan terlupakan! Film ini yang disutradai oleh Tom Hooper ini berhasil menceritakan kembali mahakarya Les Miserables yang menginspirasi penontonnya memiliki sebuah, mimpi, harapan, dan cinta. Dengan latar belakang Prancis, abad 19, film ini menceritakan kehidupan Jean Valjean (Huck Jackman) , seorang pria yang dibebaskan dari penjara yang memulai kehidupan baru.  Sayangnya, kemiskinan dan penderitaan yang dialaminya membuatnya kembali jatuh ke dalam ‘dosa’ lamanya yaitu tabiatnya mencuri barang berharga di rumah pastor yang memberikannya makanan dan tempat tinggal. Ajaibnya,  ketika Jan Valjean ditangkap kembali oleh Javert,  Inspektur kejam yang selalu mengawasi gerak-geriknya ini, sang pastor malah menyatakan ia memang memberikan barang tersebut kepadanya. Momen penebusan dosa ini telah mengubah kehidupan Jan Valjean selamanya hingga 8 tahun kemudian, ia berhasil memiliki sebuah pabrik. Namun, Javert (Russel Crowe), inspektur kejam ini terus mengejarnya hingga akhirnya identitas Jan Valjean, sebagai narapidana yang pernah mencuri terungkap. Pada saat bersamaan, karyawannya Fantine (Anna Hathaway) harus diusir dari pabriknya karena memiliki anak di luar nikah. Demi anaknya, Fantine terpaksa masuk dalam dunia prostitusi yang kejam hingga akhirnya ia diselamatkan Jan Valjean. Namun, ketika itu Fantine berada dalam kondisi kritis dan membuat Jan Valjean berjanji akan merawat anak Fantine, satu-satunya Cosette (Amanda Seyfried). Mampukah Jan Valjean menemukan Cosette di tengah pelariannya ? Apakah Jan Valjean berhasil meneruskan karya penebusan sang pastur kepada hidupnya dengan menghidupi kehidupan yang benar-benar pulih? Jawaban yang memukau akan anda temukan dalam keindahan melodi yang mengalun dalam film musikal ini.

Film yang dibintangi oleh aktor dan artis papan atas ini memang berhasil membuat saya tidak pernah melewatkan setiap detik dalam 157 menit kisah perjalanan hidup Jan Valjean. Dengan  keindahan alunan kata,  suara, melodi dan musik yang memiliki makna yang mendalam ini benar-benar membius penonton menikmati keindahan dialog yang hidup dari setiap tokohnya.  Kepiawaian Huck Jakman dan  Russel Crowe yang menyanyikan kisah pengejaran ini meninggalkan pesan-pesan pencarian arti hidup yang sesungguhnya dalam kemalangan yang mendalam.  Selain itu, jeritan Fantine (Anna Hathaway)  untuk bangkit dan  keluar dari jurang kemalangan hidup yang mendalam pun begitu mencabik-cabik emosi penonton. Disinilah, salah satu momen terbaik  terukir ketika Anna Hathaway menyanyikan lagu yang menyayat hati ” I Dream a Dream yang dibawakan dengan cara yang tidak akan pernah anda lupakan. Totalitas aktiing Anna yang membuatnya mengeluarkan emosi terbaiknya hingga memotong rambutnya membuat saya tidak heran ketika wanita ini memenangkan Best Supporting Actress dalam sebuah  penghargaan film yang diadakan di Amerika.  Ditambah dengan kisah cinta Cosette di tengah perjuangan revolusi Prancis pada masa itu membuat film ini bukan sekedar menyimpan nilai-nilai cinta, tetapi juga nilai-nilai perjuangan , harapan akan mimpi untuk lepas dari kemalangan. Secara akting, musik, latar, dan dialog, film ini memang salah satu film terbaik yang memadukan ketiga hal ini menjadi sebuah melodi khas yang akan selalu mengiang-ngiang di telinga kita. Kehidupan di tengah revolusi Prancis ini telah menggambarkan bagaimana kelamnya masa-masa yang dimiliki rakyatnya pada saat itu. Sesuai dengan judul filmnya, disini kita bisa merasakan melodi kemalangan yang dialami setiap tokoh yang penuh dengan cacat cela.   Tiada satu pun manusia yang tidak berdosa. Semua telah kemuliaan. Inilah pesan kuat yang terus tergambar dari jalinan kaliman yang dinyanyikan dalam setiap dialog. Dengan sekitar 50 lagu yang dibawakan oleh aktor dan aktris dalam film ini membuat anda akan  merasakan perasaan malang yang mendalam oleh setiap tokoh. Setiap kata yang terucap diiringi alunan melodi merdu akan menyiratkan kejatuhan manusia yang begitu mendalam pada dosa. Meskipun demikian, disinilah anda akan sadar kejatuhan ini ditebus hanya dengan satu perjuangan bernama KASIH yang tulus dan murni. Ya, disini kita dapat melihat kasih mengubahkan kehidupan Jan Valjean yang kemudian mengubah kehidupan Fantine, Cosette, dan banyak tokoh lain yang telah terpuruk dalam lumpur kemalangan. Disinilah, anda akan menyadari  pesan moral terbaik sepanjang sejarah  umat manusia bahwa  hanya kasihlah yang menjadi jawaban dari kemalangan  setiap tokoh yang ada di film ini.

Pada akhirnya, say a sangat merekomendasikan agar anda bukan hanya sekedar menonton film ini tetapi juga merefleksikan makna yang tersirat di dalamnya dimana anda akan memahami arti dari tagline film ini FIGHT-DREAM-HOPE-LOVE yang menggambarkan perjuangan menggapai impian  kehidupan yang  penuh harapan yang dinamakan KASIH. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s