Pengalaman Membuat Resolusi di Twitter

edutechpost.wordpress.com

@StevenSutantro

Minggu pertama di awal semester 2 ini adalah momen yang sangat penting bagi guru dan siswa untuk membuka lembaran baru di tahun dan semester yang baru. Ada guru yang mengisinya dengan langsung memberikan materi pelajaran, ada juga yang memulainya dengan memberikan agenda dan kerangka pembelajaran, ada yang memberikan tayangan-tayangan menarik yang menginspirasi siswa di awal pelajaran. Nah, kali ini saya akan membagikan salah satu ide kreatif dalam merancang pembelajaran di semester 2 yaitu membuat resolusi kelas di Twitter.

Pertama-tama, saya mengajak siswa untuk merefleksikan pengalaman mereka belajar di kelas saya di semester 1. Disini saya banyak merefleksikan hal-hal yang menarik, sulit, dan tantangan yang mereka hadapi semester lalu. Kemudian, saya pun menantang siswa untuk bersama-sama membuat resolusi bersama tentang apa saja yang ingin mereka lakukan di kelas saya beserta tujuan yang ingin dicapai  di kelas saya.  Resolusi ini harus berisi kata-kata positif yang simpel dan mudah diingat. Disini saya mengajak mereka untuk membuat resolusi ini melalui media sosial twitter. Mengapa di media sosial? Agar hal ini dapat tersimpan selamanya di dunia maya untuk menjadi komitmen yang mereka capai di akhir semester. Ada berbagai respon bermunculan, ada yang terkejut, senang, tertawa. Mungkin hal ini dikarenakan ini pertama kalinya mereka membuat resolusi melalui twitter. Saya sendiri percaya bahwa ketika kita membuat resolusi awat tahun berupa ekspektasi positif yang akan kita capai di semester akan memberikan dampak positif. Hal ini seperti kata-kata iman yang menjadi “jiwa” dan semangat kelas yang akan mengingatkan kita pada “gol” apa yang akan kita capai di kelas bersama-sama. Saat itu, suasana kelas menjadi heboh, dengan berbagai macam ide dan kata-kata positif yang mewarnai kelas menjadi lebih menarik. Disinilah saya semakin belajar mengenal apa yang menjadi kebutuhan siswa dalam kelas saya. Mereka pun juga belajar bahwa banyak hal-hal positif yang mereka bisa eksplorasi bersama. Setelah semua ide tersampaikan, saya langsung saja men’tweet kicauan resolusi 2013 itu di depan kelas. Kemudian, saya pun menjadikan tweets tersebut menjadi favorit saya di twitter karena saya menganggap tweets yang saya baru saja lakukan adalah bagian dari sejarah kelas yang akan mengingatkan setiap anggota kelas untuk mencapai tujuan tersebut. Setiap siswa bebas melakukan retweet dan favorits tweets tersebut di rumah agar mereka semakin memaknai pembelajaran di kelas sesuai dengan resolusi yang kita capai. Berikut adalah contoh tweets resolusi 2013 yang saya lakukan bersama di kelas-kelas yang saya ajar.

a b
Selain mengajak siswa-siswa membuat resolusi awal tahun di kelas-kelas yang saya ajar, saya juga mengajak siswa-siswa perwalian saya dalam kelas untuk membuat resolusi pribadi. Saya mengajak mereka untuk membuat resolusi positif yang akan mereka capai sebagai satu kelas yang kompak. Saya pun memberikan contoh terlebih dahulu dengan menuliskan resolusi saya pribadi di atas sebuah kertas yang sudah saya gunting seperti tweets. Dengan menggunakan berbagai macam kata-kata positif, saya mengajak siswa juga untuk melakukan hal yang sama. Di atas kertas biru kecil, siswa-siswa saya menuliskan berbagai macam harapan positif yang akan mereka capai di kelas. Kemudian, saya pun meminta mereka untuk menempelkan kertas tersebut di dinding belakang kelas. Tujuannya agar semua siswa dapat melihat dengan demikian komitmen mereka pun dapat dilihat dan juga didukung oleh siswa-siswa yang lain. Dengan membagikan resolusi itu di kelas dimana semua orang dapat membacanya, siswa pun dapat lebih termotivasi untuk mengejar apa yang mereka tulis dalam resolusi itu. Saya pun memberi kebebasan untuk mereka dapat mengetweet resolusi mereka untuk dapat dilihat orang banyak untuk memperteguh komitmen mereka di kelas. Berikut adalah contoh hasil beberapa resolusi yang dibuat siswa saya secara individu:

IMG00146-20130112-0724

IMG00147-20130112-0724 IMG00148-20130112-0724

Pada akhirnya, saya percaya bahwa resolusi yang mereka buat menjadi momen yang tak terlupakan yang akan menjadi komitmen sepanjang semester. Dengan mempublikasikannya di media sosial, biarlah resolusi ini akan selalu dikenang menjadi titik balik mereka kea rah yang lebih baik bersama-sama. Melalui ini, resolusi tahun ini juga sudah dimulai, yaitu menginspirasi dunia dengan sosial media dalam kelas!

Advertisements

One Comment Add yours

  1. Reblogged this on Halim Priyatna Blog's and commented:
    Good resolution in the new year

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s